Biaya pembuatan aplikasi mobile di 2026 sangat bergantung pada jumlah fitur, tapi untuk gambaran: MVP yang jalan di Android dan iOS sekaligus biasanya dimulai di puluhan juta rupiah, dan aplikasi dengan banyak peran pengguna serta integrasi bisa ratusan juta. Paket MVP di KSATRIA, misalnya, berharga Rp 45.000.000 untuk dua platform dari satu basis kode, dengan estimasi 8 sampai 12 pekan. Di luar biaya pengembangan, siapkan juga biaya akun toko aplikasi, server, dan perawatan.
Ada dua titik yang biasanya mengejutkan pemilik bisnis: saat menerima penawaran pertama, dan beberapa bulan setelah aplikasi rilis ketika tagihan server dan permintaan fitur baru mulai datang. Artikel ini membahas keduanya.
Dari mana biaya pembuatan aplikasi mobile berasal
Harga aplikasi hampir selalu dihitung dari waktu kerja orang. Jadi pertanyaan yang tepat bukan "berapa harga aplikasi?", tapi "berapa lama tim butuh waktu untuk membangun fitur yang saya minta?". Komponen yang paling memengaruhi:
- Jumlah layar dan alur. Aplikasi dengan login, daftar produk, dan detail produk jauh lebih ringan daripada aplikasi dengan chat, peta, dan pembayaran.
- Jumlah peran pengguna. Satu aplikasi untuk pelanggan itu satu hal. Pelanggan, kurir, dan admin dengan hak akses berbeda itu tiga produk yang saling terhubung.
- Backend dan dashboard admin. Hampir semua aplikasi bisnis butuh server dan panel admin. Bagian ini sering lupa dihitung, padahal porsinya bisa setara aplikasinya sendiri.
- Integrasi. Payment gateway, ekspedisi, notifikasi WhatsApp, atau sistem yang sudah Anda pakai. Tiap integrasi punya dokumentasi, sandbox, dan keanehannya sendiri.
- Android saja, iOS saja, atau keduanya. Dengan framework lintas platform, dua platform bisa dibangun dari satu basis kode. Biayanya tidak dua kali lipat, tapi tetap ada pekerjaan tambahan untuk pengujian dan rilis di dua toko.
Kisaran biaya pembuatan aplikasi mobile berdasarkan skala
Saya tidak akan mengarang angka pasar rata-rata, karena memang tidak ada data publik yang bisa dipercaya untuk itu. Yang bisa saya berikan adalah cara kami membagi skala proyek dan satu harga paket yang tercantum jelas di Store KSATRIA.
| Skala | Contoh | Cara penawaran di KSATRIA |
|---|---|---|
| MVP | Login, beberapa layar inti, notifikasi push, terhubung ke API, terbit di Play Store dan App Store | Paket tetap Rp 45.000.000, 8 sampai 12 pekan, termasuk 1 bulan perbaikan bug setelah rilis |
| Aplikasi bisnis menengah | Beberapa peran pengguna, dashboard admin, pembayaran, laporan | Penawaran setelah konsultasi dan daftar fitur disepakati |
| Platform besar | Marketplace dua sisi, real-time tracking, banyak integrasi | Dibagi per fase, dimulai dari MVP |
Kenapa MVP? Karena banyak aplikasi gagal bukan karena kodenya jelek, tapi karena fiturnya dibangun sebelum ada yang terbukti mau memakainya. MVP memaksa kita memilih satu alur yang paling penting, merilisnya, lalu belajar dari pengguna sungguhan.
Biaya di luar pengembangan yang sering terlewat
Ini bagian yang jarang muncul di penawaran, padahal pasti Anda bayar.
Akun toko aplikasi
Per Oktober 2026, Google Play Console mengenakan biaya pendaftaran sekali bayar sebesar US$25. Apple Developer Program berbiaya US$99 per tahun, dan kalau tidak diperpanjang, aplikasi Anda bisa hilang dari App Store. Daftarkan akun atas nama perusahaan Anda sendiri, bukan atas nama vendor. Satu catatan: akun Google Play pribadi yang baru dibuat wajib menjalankan uji tertutup dengan 12 penguji selama 14 hari sebelum bisa rilis ke publik, jadi masukkan waktu itu ke jadwal.
Komisi toko untuk barang digital
Kalau aplikasi Anda menjual barang atau layanan digital di dalam aplikasi, misalnya langganan atau koin, Apple memotong komisi 30%, atau 15% untuk developer yang ikut App Store Small Business Program. Google Play memotong 15% untuk pendapatan sampai US$1 juta per tahun bagi developer yang terdaftar di tier tersebut. Penjualan barang fisik seperti makanan atau pakaian umumnya memakai payment gateway biasa dan tidak terkena komisi ini, tapi selalu cek aturan terbaru di masing-masing toko.
Server dan layanan pihak ketiga
Database, penyimpanan gambar, layanan notifikasi, peta, SMS OTP. Di awal biayanya kecil, lalu naik seiring jumlah pengguna. Minta vendor menuliskan layanan apa saja yang dipakai dan siapa yang membayar tagihannya.
Perawatan dan pembaruan
Android dan iOS merilis versi baru setiap tahun, dan toko aplikasi mewajibkan aplikasi mengikuti versi SDK yang lebih baru. Artinya, aplikasi yang tidak disentuh sama sekali lama-lama bisa ditolak saat update atau tidak tampil di perangkat baru. Anggarkan waktu developer setiap bulan, walaupun sedikit.
Cara menekan biaya tanpa mengorbankan kualitas
- Uji dulu dengan website. Kalau yang Anda butuhkan sebenarnya katalog dan tombol pesan, website atau landing page jauh lebih murah. Landing page di Store kami Rp 3.500.000. Saya membahas kapan aplikasi benar-benar perlu di kapan bisnis sebaiknya membangun aplikasi mobile.
- Tulis satu alur utama. Misalnya "pelanggan pesan, admin konfirmasi, pelanggan bayar". Semua fitur di luar alur itu masuk daftar fase dua.
- Pakai satu basis kode untuk dua platform. Untuk sebagian besar aplikasi bisnis, hasilnya sudah cukup baik dan biayanya jauh lebih masuk akal daripada dua aplikasi native terpisah.
- Siapkan API yang rapi. Kalau Anda sudah punya sistem, API yang terdokumentasi menghemat banyak waktu. Prinsipnya ada di praktik terbaik desain API.
- Bayar konsultasi sebelum bayar proyek. Sesi dua jam bersama engineer berpengalaman (di kami Rp 1.500.000) sering menghemat jauh lebih banyak karena fitur yang tidak perlu dicoret sejak awal.
Contoh perhitungan sederhana
Misalnya Anda punya usaha laundry kiloan dengan tiga cabang dan ingin pelanggan bisa memesan jemput, melihat status cucian, dan membayar lewat QRIS. Alur utamanya jelas, perannya dua (pelanggan dan admin cabang), integrasinya satu (pembayaran). Ini ukuran MVP. Yang membuat biaya naik adalah permintaan tambahan seperti pelacakan kurir real-time atau program poin, dan itu lebih baik ditunda sampai MVP terbukti dipakai.
Setelah rilis, biaya tahun pertama di luar pengembangan kira-kira terdiri dari akun Apple (US$99), akun Google (US$25 sekali), server, dan waktu developer untuk perbaikan kecil. Angka server sangat bergantung pada jumlah pesanan, jadi minta estimasi tertulis dari vendor.
Pertanyaan yang sering diajukan
Berapa lama membuat aplikasi mobile?
Untuk MVP dengan fitur inti, sekitar 8 sampai 12 pekan termasuk pengujian dan proses review di toko aplikasi. Aplikasi yang lebih besar sebaiknya dibagi per fase supaya ada yang bisa dirilis lebih cepat.
Lebih murah bikin Android dulu atau langsung dua platform?
Dengan framework lintas platform, selisih biayanya tidak besar. Kalau target pengguna Anda hampir semuanya memakai Android, mulai dari Android saja masuk akal, asalkan kodenya disiapkan untuk iOS nanti.
Apakah biaya akun Play Store dan App Store termasuk harga pembuatan?
Biasanya tidak, dan sebaiknya memang tidak. Akun itu harus atas nama perusahaan Anda, jadi Anda yang mendaftar dan membayar langsung ke Google dan Apple.
Siapa yang memiliki source code aplikasinya?
Tanyakan dan tuliskan di kontrak sebelum proyek dimulai. Idealnya, setelah pembayaran lunas, source code dan semua akses diserahkan ke Anda.
Kalau Anda ingin tahu ukuran proyek Anda masuk kategori mana, ceritakan alurnya lewat halaman kontak. Daftar layanan kami ada di halaman layanan, dan contoh aplikasi Android yang pernah dibuat pendiri kami, seperti Easy Math for Kids dan Prima PDF, bisa dilihat di portofolio. Profil lengkap KSATRIA ada di halaman utama.



